Sekuel 8

1089 Words

Karen Oh Karen Kami sampai di rumah ketika waktu magrib telah tiba, Rangga tertidur di mobil mungkin karena saking lelahnya bermain seharian ini. Banyak sekali Mas Satrio membelanjakan hari ini, pakaian dan juga kebutuhan dapur dibelikannya sekalian. "Ma, aku harus berangkat sekarang, nih barusan ada konsultan yang ingin menemuiku, nggak apa-apa kan? Aku paling pulangnya lima hari lagi sih?" ucap suamiku itu. "Oke, hati-hati ya Pa..." jawabku cuek. "Eh, cuman gitu aja? Biasanya kan kamu protes kalau aku keluar kota, Ma." "Ya karena meski protes juga bakalan percuma kan Pa, nggak bisa juga kan aku memintamu nggak jadi pergi?" "Iya juga sih, hehehe. Ya sudah kalau gitu aku berangkat sekarang. Titip salam buat Rangga ya, kalau misal perlu apa-apa langsung hubungi seperti biasanya. Inga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD