Seorang gadis kecil berusia lima tahun nampak asik sendiri bermain bola karet di depan sebuah ruangan besar, nampaknya milik dari pemimpin perusahaan media ini. Gadis kecil bernama Pricilia itu sesekali terkekeh lucu ketika bola karet miliknya melambung tinggi ketika menghantam lantai. “Hihihi....” tawanya menggemaskan. “Eh, Non Pricilia kenapa bisa ada di luar?” tanya seorang wanita dengan stelan kantor menghampiri Pricilia dengan wajah panik. “Aku bosan, Kak,” kata Pricilia sambil memajukan bibirnya sebal. “Jadi aku main di luar deh,” ujarnya polos, matan bulat beningnya mengerjap-ngerjap, mamun hal itu tetap membuat wanita yang menjadi sekretaris dari Sahara itu jantungan. Jika gadis kecil tergores sedikit saja maka matilah kariernya disini. “Nona Pricilia mainnya di dalam aja ya?”

