64. Ayana

1026 Words

"ALEX!" Aya menyebut nama itu dengan ekspresi wajah yang tak mengira apa yang sedang ia lihat detik itu. "Ya, aku. Katakan pada semua karyawan kamu itu untuk keluar dari tempat persembunyian mereka! Karena aku akan menuntut kamu di hadapan mereka," perintah Alex dengan seenak perutnya. Aya menggeleng skeptis. "Hentikan sandiwara kamu, Alex!" dengan penuh peringatan ia berkata lantang. "Sandiwara?!" dia memeluk pundak Sultan. "Kamu dengar, dia bilang kita hanya sedang bermain sandiwara. Lalu apa gunanya kamu sebagai pengacara? Apakah pengacara hanya untuk bermain-main, Sultan?" tanya Alex yang tentu saja hanya sebuah sindiran keras untuk Aya, kekasihnya. Atau hanya mantan, mantan kekasih. Yeslyn dengan gusar berjalan ke tengah lalu berkata dengan sangat beraninya. "Kalau begitu hada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD