Alex benar-benar menjemput Aya, tapi Aya melarangnya masuk, ah terlambat, Alex sudah memaksa masuk sebelum Aya selesai menuruni tangga. "Sudah aku bilang jangan masuk," ucap Aya sebelum Alex menutup telepon. Aya berhenti di anak tangga terakhir. Menatap Ayahnya dengan jantung berdegup kencang. Suryana Soedrajad, meneliti Alexis dari atas hingga bawah. Mata tegas dan kumis yang tidak terlalu tebal cukup membuat Alex mengkeret, tapi ia berusaha menutupi rasa takut demi Aya. "Assalamu'alaikum, selamat malam Om, Tante." "Wa'alaikumussalam, selamat malam. Ayana sedang istirahat," jawab Suryana tegas. Sementara istrinya tersenyum ramah. "Ayah..., Aya sudah janjian," sergah Aya yang langsung mendekat. Ayahnya membelalak pada Aya lalu berpindah kepada Alex yang langsung berusa

