Ayana mengambil pakaian gantinya ketika sampai di kamar. Memasukkan heels-nya ke dalam sebuah kotak selanjutnya memasukkan ke ranselnya. Ketika ia bangkit pandangannya menemukan Alex sedang bertolak pinggang memperhatikannya.Tepat saat Aya membuka mulut hendak mengatakan sesuatu pada Alex, handphone-nya berbunyi. Aya meraihnya di ranjang sambil membelalak pada Alex. Melihat nomor yang tak ia kenali sudah bisa menebak dari siapa. "Halo?" "Hai Ayana, aku Andrew," suara berat yang sudah Aya kenali. "Oh hai Andrew," sengaja mempertegas agar terdengar jelas oleh Alex. Ia beranjak ke kamar mandi membawa baju ganti sambil terus bicara. "Iya, sudah sampai. Oh kamu jangan pedulikan dia tidak ada masalah apa pun, jangan khawatir." Alex sangat yakin dia yang dimaksud adalah diriny

