Luca benar - benar menabuh genderang perang, baru saja menjadi CEO dia merubah ruangan yang ditempati Vivian menjadi tempat untuk menyimpan semua berkas pekerjaan yang ditinggalkan Luca selama 1 bulan ini. Amarah Vivian semakin memuncak ketika semua barang -barang Vivian menghilang entah kemana. Brakkkk! Daniel terperanjat ketika pintu dibuka dengan kasar, "Apa yang anda lakukan dengan ruanganku Mr. Alvero" Sebuah smrik terlihat jelas di bibir Luca, dia berjalan menghampiri Vivian yang tengah tersulut emosi. "Tenanglah barang - barang kamu aman di sini Ms. Vivian, apa aku harus memanggilmu Mrs. Alvero" mata Vivian membulat sempurna ketika mendengar ucapan Luca, sesaat ia melirik meja dan barang - barangnya yang tertata dengan rapih di ruangan Luca. "Ck! Apa yang anda rencanakan Mr.

