Hanya duduk santai menikmati malam sambil minum kopi dan coklat hangat. Hal yang simpel namun selalu berkesan bagi Vivian, bercerita tentang pekerjaan atau masalah yang biasa mereka bahas bersama. “Siapa gadis itu?” “Gadis yang mana?” “Elvan bilang kamu bercerita tentang cinta pertama mu yang hilang.” “Apa kau cemburu? Sayang itu hanya masa lalu dan kau masa depan ku. Aku tidak mau membahasa masa lalu lagi.” “Jika kau bertemu dengan dia apa kau masih mengenalinya?” “Tidak aku tidak akan mengenalinya, tapi kau tau saat pertama aku melihat mu aku kira kau gadis itu.” “Saat di hotel Singapura?” Luca ingin mengatakan jika pertemuan mereka bukan di hotel yang berada di Singapura tetapi di club malam miliknya yang berada di New York. Luca tidak mau Vivian tau jika selama ini dia mengejar

