"Ia benar Ma" "Apa tadi kalian bermesraan saat dia datang ?" Ucap Mama Ridwan serius ke arah Vita, karna mendengar ucapan Mama Ridwan, Vita memilih menunduk karna malu akan kelakuannya tadi "Ia Vita sama Ridwan ciuman" Ucap Ridwan polos dengan cepat vita mencubit tangan Ridwan, "Aduhh sakit Sayang, gak usah malu toh Mama gak marah sama kamu pasti Aku yang di omelin" "Langsung aja Ma keintinya Bapak penasaran“ potong Bapak Ridwan "Ok setelah dia pulang kerumah, dia marah- marah dan melempar barang ke pintu kamarrnya, Bapak tau, jadi selama ini, dia sudah merencankan semuanya, termasuk saat meminta Ridwan untuk menikahinya, bahkan dia tidak suka dengan anaknya sendiri, apa lagi sama kamu Vit" Dengan terkejut Vita dan Ridwan menatap bersama, "Jadi benar yang Aku bilangkan sama kamu w

