Zoya terkejut dan merasa takut karena da da Zeyn yang berdarah. "A-apa sebenarnya maumu." Namun belum Zeyn menjawab, pintu kamarnya di ketuk dari luar dan terpaksa Zeyn membukanya. "Ada apa?" Zeyn tadinya marah karena anak buahnya menganggunya namun semakin marah ketika apa yang di sampaikan olehnya. Zeyn menoleh ke arah Zoya sebentar namun lalu pergi dari sana. Ternyata ada salah satu anak buah John yang tersisa dan menyusup ke dalam mansionnya namun berhasil di tanggap oleh anak buahnya. "Berani sekali kau menyusup ke dalam mansionku." Ucap Zeyn karena orang itu sudah berlutut di ruang tamu. "Saya hanya ingin perlindunganmu, Tuan. Saya ingin bergabung dengan kelompok anda." Belum Zeyn menanggapi lagi namun anak buah Zeyn sudah menghampiri mereka. "Bos, dia memasang bom di belaka

