Setelah mendapatkan penolakan dari Ivan. Melly bertekad akan membesarkan anaknya seorang diri. Dia tidak butuh pengakuan dari lelaki manapun. Karena sekarang, yang dia punya hanyalah anaknya. Tentang perasaannya? Sudah pasti sangat hancur. Pada akhirnya, ketakutan Melly pun terjadi. Padahal, sebelum menemui Ivan, dia sudah menyiapkan hati jika Ivan tidak mau bertanggung jawab. Tapi tetap saja terasa sakit. Saat menghadapi kenyataan secara langsung bahwa lelaki itu tidak mengakui darah dagingnya. Lelaki yang selama ini dia agung-agungkan hanyalah seorang lelaki b******k yang tega menyuruh dia untuk menggugurkan kandungannya. Perjalanan dari Jakarta menuju Jogjakarta di lalui oleh Melly hampir setengah hari dengan menggunakan kereta api. Dalam kesendirian, dia terus berpikir bagaimana ked

