Berusaha Agar Kamu Bisa Mencintaiku.

1920 Words

"Kamu nggak malu?" "Malu kenapa?" Ivan berdecak saat pandangannya tidak lagi berfokus pada ucapan saat Melly menceritakan bagaimana kehidupan dia saat menempati rumah yang saat ini mereka bersama. Perempuan itu terus saja berceloteh panjang lebar mengenang mendiang kedua orang tuanya. Tapi Ivan malah terus saja memperhatikan lekuk tubuh Melly yang kini terpampang jelas di matanya dengan tonjolan perut Melly yang semakin terlihat seksi di mata lelaki itu. "Mel!" Dengus Ivan karena di bawah sana sesuatu yang sudah bergerak-gerak kembali. Ivan harus mengingat kondisi istrinya yang kini tengah berbadan dua. Masa iya, dia harus menerjang kembali tubuh Melly yang masih sama-sama polos dengannnya. "Apa sih? Aku lagi cerita loh," "Tutup! Apa kamu nggak malu memangnya?" "Nggak, kamu bahkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD