Kring... kring... kring... Suara telepon terdengar di kediaman dirga. Tak lama kemudian pemilik rumah mengangkat telepon yang terus berdering jika tidak diangkat. “halo, selamat siang”. Sapa elvan saat ia mengangkat telepon. ..... “benar saya keluarganya. Ada apa ya?”. ..... mendengar informasi dari seberang telepon, wajah elvan terlihat panik. “sekarang dia di rumah sakit mana?”. ..... “baik saya akan segera kesana”. Elvan langsung menutup telepon lalu bergegas menuju rumah sakit. Yang meneleponnya barusan adalah petugas kepolisian. Ia diinfomasikan bahwa saat ini fattah sedang berada di rumah sakit. Sesuatu telah terjadi setelah fattah kembali dari melakukan check up. Ia dirampok oleh dua orang yang menyamar sebagai supir taxi. Dari awal elvan merasa tidak enak melepas uyutnya

