kini fattah dan yanto tengah berada di tempat latihan khusus menembak. menempati posisi masing masing, mereka berdua tengah mempersiapkan senjata yang akan digunakan untuk berduel. disaksikan oleh seluruh tim khusus kecuali andri yang tengah menyusup ke markas musuh. ada ketegangan di wajah mereka semua. "Bagus juga". fattah bergumam setelah mengecek kondisi senapan laras panjang milik joseph. "ternyata kau tahu juga soal senjata. aku pikir kau hanya bisa berkelahi saja". omongan sarkas dari yanto ditanggapi santai. melihat rivalnya sama sekali tidak terpancing, malah membuat dirinya sendiri tersulut emosi. "Jangan banyak bicara. Bisa kita mulai sekarang?". Kini fattah telah selesai mempersiapkan senjatanya. Menyesuaikan diri dengan senjata yang baru ia pegang. Akan lebih baik jika mem

