Selama di perjalanan pulang, Jagat terus saja banyak bicara. Bertanya ini dan itu pada Keyra yang duduk di kursi belakang bersama Siti. Namun, Keyra sama sekali tidak menjawab segala pertanyaan Jagat. Bukannya menyerah dan memilih untuk diam, Jagat justru terus-terusan cerewet meski diabaikan oleh Keyra. Jagat tau, jika putrinya sedang dalam mood yang tidak baik. Segala macam rayuan sudah dia keluarkan, namun tidak ada yang berhasil sama sekali. Bahkan ajakannya untuk membeli es krim pun tidak dijawab. Hanya helaan napas yang bisa Jagat tunjukkan saat ini, begitu melirik Keyra melalui pantulan kaca. Seolah mengerti apa yang tengah dirasakan oleh sang anak, hati Jagat juga terasa teriris. Bukan salah Keyra, bukan. "Rara..." panggil Jagat, begitu Keyra langsung berlari memasuki rumah se

