9

635 Words

Sebuah tangan terangkat tinggi-tinggi. Membuat bola mata dibalik kacamatanya bergerak menatap pemilik tangan tersebut. "Ada apa Tivania?" tanya Bu Santi selaku wali kelas. "Bu, saya minta pindah tempat duduk!" sahut Tivania. Bu Santi mengerutkan dahinya, "Tidak bisa. Baru saja kita memilih tempat duduk baru. Seenaknya saja kamu minta pindah. Memangnya ini sekolah milik nenek moyangmu." Perkataan Bu Santi sukses membuat Tivania diam. "Ada juga kalau yang minta pindah itu gue. Bukan lo!" ujar sebuah suara dari depannya. Tivania menatap jengkel punggung pria dihadapannya, berharap dari keduanya matanya keluar laser merah seperti superman dan menembus kepala berandal di depannya. Namun teriakan Bu Santi yang akan memulai pelajaran membuat imajinasi Tivania hilang dan membawanya kembal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD