Melepas Rindu

1837 Words

Syifa menggoyang-goyangkan badan Abrar. Bahkan Syifa memukul lengan Abang nya itu, lumayan kuat. Tapi hal itu tidak membuat Abrar terbangun dari tidur nya. "Bang, bangun ih. Abang tidur apa pingsan sih?" ucap Syifa yang mulai kesal karena sang Abang tak kunjung bangun. Puk puk puk Syifa kembali memukuli badan Abang nya, kali ini dengan bantal guling. Bukan nya bangun, Abrar malah menarik selimut sampai menutupi kepala sampai kakinya. "Syifa, jangan jahil. Abang ngantuk,jangan ganggu" gumam Abrar dengan suara serak nya. "Ngantuk? Abang udah tidur dari sore loh. Ini udah hampir jam sepuluh malam" Abrar berguling ke tengah tempat tidur nya. Menghindari pukulan bantal yang Syifa layangkan. "Ih Bang Abrar, bangun. Di suruh Bunda makan malam dulu, habis itu baru tidur lagi" Berhasi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD