Hari ini Abrar sudah masuk sekolah. Di sepanjang koridor, Abrar berjalan sambil berpehangan tangan dengan Alayya. Tak lupa senyum yang melengkung di bibir nya. Dan di sepanjang koridor itu pula mereka menjadi bahan tontonan. Terutama para fans Abrar. Ada begitu banyak reaksi yang mereka perlihatkan. Ada yang menggigit kuku gemas, ada yang melongo dan masih banyak reaksi lain yang tak akan selesai jika di jabarkan satu persatu. Dan penyebab nya hanya satu, yaitu senyum seorang Ice Prince. Mereka sama sekali tidak menyangka bahwa Abrar akan setampan itu saat teresenyum. "Sampe sini aja" Pinta Alayya. Seperti biasa, mereka berhenti di persimpangan koridor yang memisahkan antara kelas mereka. Abrar mengangguk. "Nanti ke kantin ya" Pinta Abrar. Alayya mengangguk. Abrar tersenyum kecil kem

