Pasar Malam

2456 Words

Abrar menatap langit-langit kamarnya. Perkataan Bunda nya tadi siang berhasil mengganggu fikiran Abrar. "Lah, Bunda cuma ngingetin kamu. Bunda gak mau calon menantu Bunda lepas dari genggaman. Cewek kaya Alayya itu banyak loh yang mau. Di ambil orang baru tau rasa kamu" Waktu yang Abrar habiskan bersama Alayya selama ini berhasil membuat Abrar menjadi terbiasa dengan keberadaan gadis itu. Terkadang Abrar kesal saat melihat Alayya tertawa bersama pria lain. Hubungan mereka awalnya mungkin hanya sebuah keterpaksaan. Ya, awal nya Abrar hanya terpaksa meminta Alayya menjadi pacarnya. Dan itu Abrar lakukan agar Alayya tidak dijadikan bulan-bulanan oleh fans nya. Fans? Itu yang di katakan Rangga dan Gilang. Menurut Abrar orang-orang yang disebut Fans oleh sahabatnya itu hanya sekumpulan perem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD