Dara memasuki rumah, hal pertama yang ia lihat adalah Naira yang duduk di meja bar memakan buah apel. Dara malas saat matanya sempat bertemu tatap dengan Naira. Buru-buru ia mengalihkan pandangannya dan pergi untuk ke kamar. Baru saja satu tangga yang Dara naiki, Naira sudah menghentikan langkahnya dengan ucapan yang tidak pantas. "Berhenti jalang." Ujarnya. Dara berbalik, ia tersenyum mengejek melihat Naira yang sudah memasang wajah kesalnya kepadanya. Dara melipat kedua tangannya di d**a, membalas tatapan bekas sahabatnya itu remeh. "Bukannya kamu yang jalang ya? Tinggal di rumah pria yang sudah beristri?" Tanya Dara. "Kamu nantangin aku?! Kalau bukan karena aku, Ken gak mungkin nikahin kamu!" Bentak Naira. "Yaudah suruh aja dia ceraiin aku. Tapi kayaknya dia gak mau tuh." Balas

