52

1778 Words

Tak hanya ke pasar, kemanapun Dara berada, Ken selalu membuntuti wanita itu. Warda juga sudah mempersilahkan Ken masuk ke rumahnya atas perintah bapaknya. Warda sudah ditelepon Supri untuk menyambut Kenan dengan baik. Tentu saja Warda menurut karena selain Ken adalah tamu, Ken juga majikan bapak Warda sekaligus orang yang memberi mereka kebun tanpa pamrih. Buktinya sudah berkali-kali panen tapi Ken sama sekali tidak pernah meminta bagi hasil dan bahkan tanah kebun mereka atas nama Supri. Jadi mustahil untuk Warda dan Rizky tidak menyambut Kenan dengan baik. Seperti saat ini, Ken duduk di ruang tamu. Memperhatikan rumah sederhana itu dengan saksama. Persis dengan perilaku Dara saat pertama kali sampai di rumah Supri. "Dara aku haus, buatin teh jahe." Ujar Ken mengibas-ngibaskan baju bag

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD