34

1984 Words

Pagi itu weekend. Ken ada di rumah seharian bersama Naira yang menonton televisi. Keduanya tertawa, dan melakukan candaan ringan satu sama lain. Dara sudah biasa dan ia sudah tidak peduli lagi dengan aktivitas keduanya. Saat itu Dara sedang makan sendiri di bar dapur. Hatinya merasa gundah, ia kepikiran ibunya dari semalam. Tapi ia takut meminta izin kepada Ken untuk ke rumah sakit. Takut Ken tak mengizinkan. Usai makan, Dara menuju kamar, seperti biasa ia membersihkan kamar yang masih ditiduri oleh Ken dan dirinya meski ia dan Ken saling membelakangi saat tidur. Ia juga tak banyak bicara, hanya jika Ken bertanya ia akan menjawab seadanya. Dara sudah lelah mengontrol hatinya yang berdarah. Cukup lama akhirnya Dara selesai. Ia mengambil novel baru yang waktu itu ia beli melalui online. K

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD