“Ladies and gentlemen, in about one hour we will be preparing for our descent into Paris Charles de Gaulle. The local time is five in the morning. The weather is clear with a temperature of twelve degrees Celsius. Please remain seated and enjoy the rest of the flight.” Suara lembut pramugari dari speaker kabin membuat Loli mengerjap pelan. Ia sempat lupa kalau tadi niatnya hanya pura-pura tidur biar bisa kabur dari rasa malu habis salah kirim pesan. Eh, ujung-ujungnya malah beneran kebawa mimpi, ngorok tipis lagi. Ting! Satu pesan baru masuk. Dengan perasaan nano-nano, antara panik, malu, sama penasaran. Loli menatap layar ponselnya. Jemarinya sempat gemetar waktu nge-tap notifikasi. “Sudah mau landing, mandi sana.” —Ivan. Loli otomatis mengernyit. “Hah? Itu doang? Dia nggak marah? Se

