Will You Marry Me?

1627 Words

Sepanjang perjalanan dari Mansion White, Loli terus terpukau oleh gemerlap kota Paris yang menari lembut di kaca mobil. Kilau hangat dari kafe, butik, dan pencahayaan malam menyatu membentuk lukisan urban yang memikat. Seolah Paris sedang berdandan untuk menyambutnya. Sesekali, ia menunduk dan tersenyum kecil, membiarkan hatinya larut dalam keindahan yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. ‘Nggak nyangka aja, gue punya kesempatan melihat keindahan ini semua,’ batin Loli, matanya memandang cahaya kota yang berkelip seolah memanggilnya untuk berhenti sejenak dan mengagumi. Tiba-tiba, mobil yang dikendarai Nick melambat lalu berhenti dengan mulus di tepi jalan. Loli mengerjap pelan, matanya menatap keluar jendela, mencoba mengenali tempat asing yang kini terasa begitu hening. “Udah… ny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD