CEO - 23

1056 Words

Mita meletakkan tas di pangkuan. Duduk tenang, sembari menunggu kedatangan orang yang mengajaknya janjian bertemu. Taman Sekartaji tampak temaram dengan lampu. Dulu, taman tersebut terlihat remang-remang dan sarat aura negatif. Namun kini, taman-taman yang berada di kota tahu ini sudah mengalami pembangunan lebih maksimal. Taman-taman disulap menjadi i********:-able. Tiap sudut menjadi tempat menarik, dipenuhi arena bermain yang cocok untuk kumpul keluarga. "Mit!" Kepala Mita menoleh. Senyumnya terukir girang, diikuti lambaian tangan. Ia lantas berdiri dari posisi duduknya. "Eh, ya ampun ... pada rombongan ke mana?" Gery berjalan lebih dulu menghampiri Mita. Di belakang mereka; ada Imron, Irfan, Rudy. "Sory, Mit. Lama. Mereka ini nih yang lama. Segala pakek sisiran dulu," sindirnya pad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD