Sebuah panggilan dari nomor baru, Mita abaikan. Ia masih menikmati film yang diputar. Setelah panggilan berhenti, ia baru mengirimkan pesan. Kemudian sebelum lupa lagi, ia simpan dan memberi nama nomor tersebut. Nomor baru yang akhir-akhir ini sering menghubunginya. Begitu film selesai, Mita dan dua lelaki yang berjalan di belakangnya lantas mampir membeli minuman Teh Mata Meong. Gery dan Imron yang membeli, sementara Mita mengambil barang yang dititipkan. "Beb, udah selesai?" Mita kaget, kemudian menoleh. Didapatinya Eka yang duduk bersila di depan tangga. Mita menganga bingung, dengan bentuk kumal Eka yang mirip pengemis harapan. Mita mengabaikan Eka sejenak, karena barang yang titipkan sudah diambilkan oleh penjaga. Mita mengulas senyum dan mengucapkan terima kasih. Kemudian ia h

