... Uhukk Uhukk Uhukkk!!! Nizar secepat kilat menyodorkan gelas berisi air mineral ke arah Via yang tiba - tiba saja tersedak mendengar ucapan Ayah nya. Via menerima minum pemberian Nizar, dan meminum nya perlahan. Nizar menepuk nepuk halus punggung Via. Setiawan dan Bramantyo , juga para istri, Oh Ya.. jangan lupakan dua remaja labil disana yang kini sedang menahan tawa melihat Nizar dan Via dalam mode kikuk. " Ayah .. ! " Via menatap ke arah Ayah nya dengan tatapan yang sulit diartikan. " Ah.. Sudar Bram, jangan terburu - buru. Kau tahu, cinta datang karna terbiasa.. " Setiawan coba menengahi karena melihat Via mulai kurang nyaman. " Ya.. Kau benar .. " ucap Bram " Sudah Pa, Mas Bram.. Lanjutkan dulu makan malam nya, ada beberapa hidangan yang masih akan kita santap, bukan

