18. Dewi, aku ingin menciummu!

1846 Words

POV Wildan. "Terlanjur basah, kenapa tidak sekalian saja aku menciumnya!" Sengaja, aku menjulurkan sedikit lidahku ke bibir mungilnya itu. Membuat kami seolah benar sedang berciuman. Tapi, Dewi terlihat begitu terpaku. Ia benar-benar terkejut dengan tingkahku itu. Sialnya, aku tahu ciuman ini terjadi karena tidak sengaja. Namun, hatiku tak ingin mengakhirinya begitu saja. Penuh aksi nekat, aku pun meraih leher Dewi. Membuatnya tidak bisa menarik bibirnya dariku dan melumat bibir itu. "Sebentar lagi. Biarkan sebentar lagi.. Aku tak ingin melepaskannya." Dalam hatiku bergejolak dengan keinginanku yang terus hanyut bersama lembutnya bibir lembab Dewi. Waktu seakan terhenti saat bibir kami saling menempel. Lembut, sedikit lembab dengan hembusan napasnya yang bisa aku rasakan. Debaran j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD