34. Alia terus membuatku ingin melapisakan nafsuku.

2151 Words

POV Wildan Dewi melepaskan pakaianku tanpa ragu. Tatapan matanya sangat penuh keyakinan. Membuat debaran jantungku terus berdegup semakin kencang. Napasku menderu berat dan dalam setiap sentuhan yang Dewi torehkan. Berulang kali Dewi mengajakku untuk tidur dengannya. Jujur, aku tergoda. Aku tak mungkin bisa menolaknya. Apa lagi sejak awal aku sendiri selalu gila untuk menahan diriku. Sungguh sejak dulu aku sudah ingin tidur dengan Dewi. Menjadikannya milikku seutuhnya. Akan tetapi, jika aku mengingat diriku yang pengecut dan masih terlibat dengan Alia. Membuatku ragu untuk mendambakan Dewi. Lalu, jika kali ini Dewi yang memintanya. Aku tentu saja tak bisa menolak hal itu. Meski harus menanggung seluruh dosa dan kesialan di dunia ini. Sungguh aku sangat menginginkan Dewi. "Dewi.. Hmm

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD