40

1545 Words

"It's okay La. You have me okay?" ujar Kaafi kepada Dalila, menenangkan. "Sorry Dalila, gua ga maksud buat nyakitin Lo." ujar Darwin tersebut. "No Darwin. Gua udah tahu apa jawaban dari Dillon kok. Gua tadi cuman berharap aja kalo Dillon bakalan milih gua, tapi kan ya harusnya gua sadar diri lah. Mana mungkin dia milih gua karena dia cuman bakalan milih Dara. Gua yang nyakitin diri gua sendiri Darwin." ujar Dalila kepada Darwin saat ini. "Kalo Lo udah tau, kenapa Lo masih bertahan sampai sekarang? Apa yang ngebuat Lo masih bertahan sama cowok b******k itu?" tanya Darwin. "Karena gua percaya masih ada harapan gua di Dillon." ujar Dalila. "Keras kepala." ujar Kaafi yang sudah duduk dan saat ini Kaafi mengelus lembut rambut Dalila dengan penuh sayang. Ia rasanya ingin memaki saat ini. M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD