Hari pun berganti dan saat ini sudah pertengahan semester, Dillon semakin memperlihatkan dirinya yang sebenarnya kepada Dalila. Dalila semakin sakit di buatnya. Tamparan, pukulan, caci maki, jambakan dan masih banyak kekerasan lainnya yang di lakukan oleh Dillon kepada dirinya tersebut. Selama ini pun Dillon juga masih mendapat kan kekerasan dari Papa nya. Dillon selalu merasa tersakiti dan melampiaskan pada Dalila, tapi setelah melakukan itu ia akan langsung merasa menyesal bahkan ia juga menangis. Semakin hari Dillon juga semakin dekat dengan Dara, entah lah sebenarnya apa mau Dillon itu. Bahkan kedekatan mereka berdua pun juga sangat terlihat sekali di kalangan siswa-siswi lainnya. Mereka juga sebenarnya bingung dengqn Dillon. Namun tidqk ada yang berani kepada Dillon kecuali teman-tem

