Mereka telah selesai makan bersama, dan Ali langsung kembali kekantornya karena ada pekerjaan penting. “aku pergi” pamit Ali mencium sekilas bibir Aletha, para wanita rekan Aletha menjerit iri ketika melihat Aletha dicium oleh Ali. “hm, hati-hati” jawab Aletha melambaikan tangan. Setelah mobil Ali menghilang Aletha langsung masuk kembali kekantornya. “siapa?” tanya mia membuat Aletha menoleh kearah mia. “suamiku” jawab Aletha jujur membuat mia tidak percaya. “ais, takut sakali pria mu diambil orang sampai mengakan dia suamimu” jawab mia memberikan berkas pada Aletha, Aletha hanya mengangkat kedua bahunya. Dia menjawab jujur, orang saja yang tidak percaya. Aletha sebenarnya benci jadi pusat perhatian tapi karena Ali ia jadi menyukainya. Aletha senang karena ia menjadi seperti wanita ya

