Sempurna

1299 Words

                      Seorang wanita nampak baru turun dari sebuah taksi, sopir taksi membantu wanita itu menurunkan kopernya, wanita itu hanya mendongak angkuh lalu membayar taksinya. Ia menaikan kacamata hitamnya, bersedekap selagi taksi itu melaju pergi. Menatap rumah sederhana namun elegan dihadapannya, ia tersenyum sinis. "Well, Mommy pulang, Ale sayang. Dan Aku pulang, Dipta. Suamiku," gumamnya. Lalu senyumnya merekah semakin lebar, ia menarik koper ditangannya, mengeluarkan kunci di tasnya, lalu membuka pintu rumah itu perlahan. Lalu masuk dan menutupnya kembali. ........................................................ "Maafin Bibi yang ngga pernah jujur sama kamu, sayang," Anna kembali meneteskan air matanya, saat ini ia tengah berbicara dengan sang bibi yang sudah sadar s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD