Bab Tujuh

1105 Words

Drrt...ddrt...ddrt.... Ponsel di atas meja bergetar. Kuhentikan menyuap daging kepiting yang empuk itu lalu membuka notifikasi yang bergulir pada papan layar. Terlihat notifikasi pesan baru pada aplikasi w******p. Sepertinya Mbak Yuni baru saja mengirim pesan. Setelan aplikasi berwarna hijau yang sudah kusetel seolah pesan belum terbaca padahal sudah dibaca itu membuat aku bisa membuka pesan itu tanpa Mbak Yuni mengira jika pesannya sudah dibaca. Aku sengaja melakukan itu karena enggan membalas pesan kakak ipar julid itu. [Vira, kamu lagi di mana???!] Pesan Mbak Yuni dengan tanda tanya panjang dibelakangnya. Aku hanya tersenyum geli dan kembali melanjutkan makan tanpa ingin diganggu dengan pesan itu. [Vira, kamu lagi makan di restoran ya??? Pakai duit tabungan Alvin, iya kan??? Aw

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD