Chapter 56 : Sadar, tapi ...

1580 Words

"Benar 'kan kata aku Ross, Zeline itu pembawa sial, orang tuanya saja meninggal kecelakaan. Jangan-jangan anak kamu juga." Siapa lagi yang berbicara seperti ini kalau bukan Fenny. Entah kenapa wanita dengan mulut berbisa itu sudah ada di rumah sakit bersama Haris dan Listya. Tangan Listya segera menyambar punggung sang mama, lalu memukul-mukulnya cukup keras. "Aw … kenapa kamu pukul Mama?" "Buat mengusir sètan di tubuh Mama yang sudah menumpuk," jawab Listya. "Kurang ajar—" "Ma, ini di rumah sakit bisa tenang, tidak?!" kesal Haris. Padahal tadi ia hanya pergi bersama Listya, namun Fenny malah mengikuti mereka dari belakang dengan taksi. Sementara Rossy dan Broto sepertinya sudah sangat kebal dengan mulut berbisa Fenny. Mereka tak peduli, lebih memilih mendoakan putranya. Sedangk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD