Part 34

2183 Words

Rasa gelisah benar-benar membuat Helena tidak berkonsentrasi dalam melakukan pekerjaannya. Beberapa kali ia dipergoki melamun oleh rekan kerja maupun pengunjung yang ingin membayar biaya perawatan. Bahkan, saat Maria datang sebelum jam istirahat siang seperti biasanya pun tidak disadari oleh Helena. Kini bukan hanya perasaan gelisah yang mendera Helena, melainkan detak jantungnya juga ikut menjadi tidak beraturan. Ia benar-benar tidak mengetahui dari mana sumber kegelisahan yang kini menderanya berasal. Agar dirinya tidak semakin kacau sehingga membuat pekerjaannya bertambah berantakan, berulang kali ia menanamkan dalam benaknya bahwa yang kini dirasakannya hanyalah suatu kegelisahaan biasa. Ia juga menekankan pada dirinya sendiri bahwa semuanya akan baik-baik saja. “Kamu sakit, Len? Waja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD