Seperti janjinya tadi, sepulang anak-anak sekolah dan makan siang, lalu tidur siang dengan arahan Christa, sorenya Geo menuruti permintaan mereka untuk berenang. Awalnya pria itu menawarkan pilihan untuk bersepeda lebih dahulu, tapi dengan keinginan Vano yang tak terbantah, akhirnya mereka setuju untuk berenang dan menggeser jadwal bersepeda ke hari esok. Awalnya Vino keberatan dengan kesepakatan itu karena dirinya lebih bersemangat untuk bersepeda, tetapi dengan bujukan Christa dan Geo, ia akhirnya mengalah pada sang abang. “Udah, nggak usah cemberut lagi.” goda Geo supaya Vino merubah mimik wajahnya yang menunjukkan kekesalan. “Besok kita sepedaan berdua aja Pa, nggak usah ajak Mama sama abang.” Ujar Vino masih sangat kesal. “Eh, nggak boleh gitu dong. Adek kan anak baik, masa mara

