16. R

904 Words

Vanya menatap satu per satu temannya. “Aku sudah mengetahui dua orang dari The Wolf Clan.” Ia meletakkan dua lembar foto Afrez dan Azzar di atas meja. Kemudian, menatap Frysca dengan tatapan datar. “Apa dia yang mengenali wajahmu, F?” Frysca mengangguk membenarkan. “Sementara ini aku yang akan mengawasi dua orang ini karena salah satunya tinggal bersebelahan dengan apartemenku.” “Bagaimana bisa?” Yuki menatap Vanya bingung. “Entahlah. Kurasa, semuanya hanya kebetulan.” Vanya menatap ketiga temannya tajam. “Salah satu anak buah Halley sempat mengambil fotoku kemarin dari CCTV. Ia menyangka aku salah satu dari RYFE! Siapa di antara kalian yang menyebarkan nama anggota kalian?” Yuki, Frysca, maupun Elyn menggeleng. “Kami tidak pernah membeberkan perihal RYFE pada siapa pun, Ketua. Lagi p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD