23. FOUND YOU

1088 Words

Frysca menyerah. Dirinya sudah sangat lelah menghadapi macan yang tidak ada hentinya menyerangnya. Tubuhnya penuh luka. Bajunya yang terkoyak juga terlihat mengenaskan. Namun, ,macan itu tidak kalah menyedihkan dari Frysca karena beberapa tusukan dan satu tembakan Frysca yang sialnya hanya menggores tubuh macan. Frysca sempat menembak saat macan itu lengah, tetapi macan itu bergerak membuat peluru itu hanya mengenai sedikit kulit hitam pekatnya. Macan itu mengaum membuat Frysca bergidik ngeri. Binatang itu perlahan mendekati Frysca hingga akhirnya ia berlari siap menekam Frysca yang sudah pasrah sambil memejamkan matanya erat. Namun, sebuah suara aneh terdengar. Frysca mengernyit dan mencoba membuka matanya perlahan ketika mendengarnya. Ia terperangah dan membelalak melihat macan itu mat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD