31

989 Words

Lynne dan Gabriel sampai di sebuah restoran yang tampak sepi. Dari kejauhan, Lynne tahu kalau tempat ini dekat dengan salah satu pantai yang indah di malam hari. Dengan gerakan lambat, wanita itu keluar sembari memegang tasnya erat-erat. Ia memandangi Gabriel dengan kepala miring ke kanan. "Kenapa di sini sepi sekali?" tanya Lynne. Gabriel mengendikkan bahu, menarik tangan Lynne lembut dan mereka berdua memasuki restoran. Kesan pertama yang Lynne dapati ketika memasuki restoran ini adalah klasik. Gayanya dibuat sedemikian rupa hingga mirip dengan bangunan lama. Di bagian langit-langitnya, dipasang dedaunan yang mendukung suasana, belum lagi, lampu yang berwarna kuning tampak serasi dengan seluruh desain interiornya. Gabriel menarik kursi untuk Lynne dan mempersilakan wanitanya untuk dudu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD