"Makan yang banyak." Gabriel memberi semangkuk sup hangat dan nasi putih ke arah Lynne. Mendengarnya memerintah dan sangat bossy seperti itu membuat Lynne hanya bisa mengernyit dan menuruti perintahnya. Sejak pembicaraan mereka tadi, suasana di antara keduanya mencair. Entah kenapa, Lynne merasa Gabriel sekarang lebih membuka diri padanya. Tidak hanya itu, lelaki itu juga sesekali menunjukan kepeduliannya. "Kau tahu dari mana aku suka sup ayam?" tanya Lynne. Ia menarik mangkuk itu dan memandangi wajah Gabriel lekat. Seperti biasa, lelaki ini tampan. Matanya yang memesona itu selalu berhasil menyihir setiap wanita. Semua tingkah lakunya berhasil membuat Lynne jatuh cinta. "Karena aku mengenalmu." Gabriel melirik Lynne. Ia tersenyum lalu menopangkan tangannya, menatap wajah Lynne inten

