Dilema

1961 Words

Ibu meratapi dirinya yang kini tak berdaya sama sekali untuk berbuat apa-apa, ingin mengerjakan pekerjaan rumah aja terkadang tak mampu jika sakit yang ia derita kambuh. Kepala rasanya seperti di timpa oleh besi yang begitu besar dan perut rasa kembuh penuh akan sesuatu, Ibu berusaha ikhlas menerima keadaan yang telah menimpanya selama kurang lebih 1 tahun. Terkadang ada keinginan dalam dirinya untuk segera mengakhiri hidupnya, daripada menjadi sebuah beban untuk ke 3 Putranya. Akan tetapi setiap kali Ibu ingin melakukan tindakkan nekad, bayang-bayang wajah sang Suami datang di hadapannya untuk melarangnya. Sementara dari kamar, Ibu memanggil Wahyu. “Hyu, Wahyu …,” “Sifa tunggu sini ya, aku mau ke kamar dulu temui Ibu,” “Iya Mas,” “Wahyu disini Bu, ada yang bisa Wahyu bantu,” ketika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD