BAB 18: UANG JAJAN BAKSO

1108 Words

SELAMAT MEMBACA *** "Ndoro sudah boleh petik mangga di belakang?" Tanya Sekar pada Ndoro Karso. Pagi tadi dia jalan-jalan di halaman belakang dan melihat beberapa mangga yang mulai menguning di pohon. Sekar sudah gatal ingin melempar batu pada mangga-mangga tersebut. Tapi sayangnya Ndoro Karso sudah mengingatkan Sekar berkali-kali, selama strawberry belum habis belum boleh memetik buah yang lain. "Dereng angsal," (Belum boleh) jawab Ndoro Karso pelan. Matanya masih sibuk melihat deret tulisan di koran yang saat ini dia baca. Sekar heran dengan Ndoro Karso itu, zaman sudah canggih seperti ini tapi masih membaca koran. Padahal jika membuka ponsel, semua berita bisa langsung diakses. Tapi, bicara tentang ponsel. Sekar tidak tau, apakah Ndoro itu memilikinya atau tidak. Karena Sekar be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD