Akhirnya Menikah 2

1714 Words

Setelah kendaraan yang ditumpangi oleh mama dan Kaylila berlalu, Nosa segera memasuki mobilnya. Dia tersenyum mengingat wajah Kaylila yang sudah dua hari ini tidak dilihatnya. Ada perasaan hangat yang dirasakannya. Kerinduan itu tidak dapat dipungkirinya. Meski hanya beberapa hari saja kebersamaan yang dilewati diantara mereka membuatnya bahagia. Nosa mencoba mengusir rasa itu. Karena tidak mungkin dan tidak boleh terjadi bila dia harus jatuh cinta pada Kaylila. Nosa hanya mampu menghembuskan nafasnya. Keraguan sempat menjalari pikirannya. Segala hubungan sebab akibat yang akan terjadi terhadap satu kesalahan kecil membuat dia harus berpikir lebih matang. Namun, ada satu hal yang harus dilakukannya. Nosa mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang. “Ada waktu? Ada yang ingin saya b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD