"Apa-apaan itu?! Kau mencoba membunuhnya?!" Alva membentak Liam. Tentu saja, dengan kelakuan Rachel yang menutup mulut dan juga mencekik lehernya sendiri, siapapun tahu jika Rachel seperti ingin mencoba bunuh diri. Jika Rachel benar-benar mati, maka tamat riwayat Alva. Mereka berdua masih berada di dalam kamar. Setelah proses penyelamatan bunuh diri Rachel, wanita itu kini pingsan di atas kasur dan sudah dalam keadaan stabil. Liam menggeram kesal. "Aku sudah menariknya, namun dia terpaku pada ingatan masa lalunya!" Katanya, yang dimaksudkan dengan menarik, adalah tentang Liam yang mencoba menyadarkan Rachel kembali. "Dan lebih dari itu, apa kau tidak kaget dengan yang terjadi barusan?! Bukan Rachel yang membunuhnya!" "Lalu?" "Kau sekarang tidak boleh mencampuri urusannya lagi dan janga

