DUA PULUH EMPAT

1685 Words

Zeta melirik Malvin yang mengendarai mobil nya dalam diam. "Lo kenapa? Sakit?" Zeta memilih bertanya, karna sejak tadi hening. Walaupun sudah biasa mereka ada di situasi seperti sekarang, namun Zeta merasa ada aura yang berbeda di diri Malvin kali ini. Malvin tidak merespon dan hal itu lagi-lagi menjadi tanda tanya untuk Zeta. Tidak biasa nya Malvin seperti ini, walaupun cowok itu memang jarang berbicara, tapi setiap dia bertanya pasti Malvin akan menjawab. "Ekskul basket gak ada libur nya?" Zeta kembali bersuara. Berharap kali ini Malvin merespon. Malvin masih diam. Dan sikap cowok itu sukses membuat Zeta naik tikam. "Lo kenapa sih?!" Desis Zeta tajam. Malvin menghentikan mobil nya di pinggir jalan. Lalu menoleh ke arah Zeta yang menatap nya dengan tajam namun masih meninggalkan kes

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD