DUA PULUH ENAM

2304 Words

Zeta berdiri bersandar di bemper mobil sembari memainkan ponsel nya, selagi menunggu Malvin yang masih berada di dalam mobil mengambil tas nya. "Lama banget sih? Ada yang ketinggalan?" Tanya Zeta saat Malvin sudah berdiri di samping nya. "Enggak. Yuk! Masuk!" Zeta tertegun menatap tangan Malvin yang memegang tangan nya, lebih tepat nya menggenggam namun tidak begitu erat. Ini bukan kali pertama nya Malvin seperti ini, sejak Zeta memutuskan untuk berubah, Malvin selalu bersikap begitu baik, bahkan perhatian kepada nya. Zeta tidak mempermasalahkan itu, namun yang dia permasalahkan itu adalah jantung nya yang tidak bisa di ajak kompromi setiap Malvin dekat dengan nya. Zeta menggelengkan kepala nya pelan, dia kembali meyakinkan diri nya bahwa ini bukan cinta atau sejenis nya. Zeta meyakink

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD