Malvin menatap kosong ke arah gundukan tanah yang kini terpampang di depan nya. Gundukan tanah yang di atas nya di hiasi oleh taburan bunga. Sudah bertahun-tahun berlalu, selama itu juga belum ada gadis yang benar-benar bisa menggantikan posisi dia. Malvin selalu berusaha menjadi orang yang terbuka. Namun, setiap kali dia ingin memulai seakan ada saja sesuatu dalam diri nya yang meminta nya untuk tidak pernah membuka hati kepada siapa pun. Arinda Zaskia Hefrizon Gadis yang sudah berhasil merebut hati seorang Malvin yang beku. Sekelumit kenangan kebersamaan mereka berputar indah di benak Malvin. Mulai dari awal pertemuan mereka di kompetisi DBL. Saat itu tim basket Malvin melawan tim basket dari sekolah Arinda. Saat itu, gadis itu duduk di antara jajaran penonton dan tampak menyemangati

