Tanpa terasa, aku sudah sampai di depan kantor Andrew. Semoga saja, Andrew belum menyadari bahwa aku sudah tidak ada di rumah sakit. Dan semoga saja, aku tidak bertemu dengan kaki tangannya yang setia. “Mbak, saya udah sampai di parkiran. Saya di mobil xenia putih.” Aku mengirimkan pesan singkat kepada Lestari. Dan memberi tahu juga nomor polisi mobilku. Aku tidak mau mengambil resiko untuk bertemu Lestari di dalam perusahaan. Walau, hanya di depan toilet seperti transaksi terakhir kali. “Iya Bu. Saya akan ke sana.” Lestari membalas pesan singkat yang aku kirimkan. Beberapa menit kemudian, aku melihat Lestari berjalan menuju mobilku. Aku tidak melihat orang yang sedang membuntuti dirinya. Itu artinya, belum ada yang tahu bahwa karyawan yang aku gunakan identitasnya adalah Lestari. Seh

