Sambil berjalan Anin memaki Dasar brengsek... ! Kamu sama aja seperti yang lain Mas, tidak ada ketulusan sama sekali. Ternyata perhatian yang kamu berikan kepada ku selama ini hanyalah palsu kamu tega dengan ku Mas. Tapi, kamu memang bodoh Anin.. ! Jika saja Mas Vino tidak masuk ke dalam hidup mu kamu nggak akan sekacau seperti ini Anin. Kamu Selalu mengikuti kata hatimu tanpa menggunakan logikamu. Anin menggerutu dirinya sendiri. Anin melangkah sambil menangis terisak-isak dia menekan angka 1 di lift karena Anin tahu Vino tidak mungkin mengejarnya dalam keadaan Naked seperti itu. Anin tiba-tiba terduduk dia memeluk kedua lututnya. Dia mencoba untuk mengontrol dirinya dia masih berada di rumah sakit jangan sampai orang-orang melihatnya kacau seperti ini. Apakah kah kalian pernah bermim

