"Gimana Mas ?" "Ayo kita ke jenjang yang lebih serius sayang aku pengen benar-benar sayang itu jadi milikku seutuhnya tanpa ada penghalang apa pun. Jika aku pengen kita bisa melakukannya dengan bebas bukan setengahnya seperti ini, kita berdua sudah sama-sama dewasa sayang." "Jangan bercanda deh Mas, aku aja belum mengenalkan Mas sama mama dan papa ku secara langsung. Saat diajak Mas nggak mau kerumah, Gimana mau nikah ? Lagian aku tergantung restu dari papa ku Mas, begitu juga restu dari keluarga Mas nanti, aku nggak mau nikah tanpa restu dari kedua pihak. "Bukannya nggak mau kerumah waktunya nggak pas sayang." Aku harus bagaimana aku belum mau menikah aku aja nggak tau apa ini cinta atau cuma napsu belaka aja, duh gimana ini jelasin sama Mas Vino. Aku masih bingung sama diri ku sendir

